Review Samsung Galaxy Z Fold5: Lebih Maksimal dengan S Pen

Berita60 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Review produk Losergeek.org kali ini adalah produk andalan Samsung, Samsung Galaxy Z Fold5. Perangkat berwarna cream dengan RAM 12 GB dan kapasitas penyimpanan 256 GB. Kotak produk berwarna hitam cukup tipis berisikan ponsel dan kabel C to C, tanpa S Pen. 

Saat dipegang dalam keadaan terlipat terasa cukup kokoh. Saat ditutup, lipatan terlihat tertutup rata antara sisi kiri dan kanan. Desainnya terlihat elegan dan premium.

Perangkat digunakan saat melakukan beberapa liputan. Fitur yang banyak dipakai adalah foto di dalam ruangan, merekam suara dan sedikit menulis. Karena tidak ada S Pen, saat menggunakan memo, mau tidak mau hanya menggunakan jari.

Samsung Notes 

Sebenarnya aplikasi ini menyenangkan karena pengguna bisa menuliskan catatan ringan dengan mengetik pada keyboard, S Pen atau jari. Untuk membuat sketsa juga bisa karena ada beberapa beberapa alat tulis seperti bolpen, pena tinta, pensil, kuas dan stabilo. Ketebalan bervariasi dan dapat diatur secara manual. Variasi warna juga cukup kaya karena ada opsi berupa spektrum pelangi. Ada juga warna swatches dengan rumus yang sudah ditentukan.  

Jika ingin mengetik menggunakan keyboard di layar juga terdapat beberapa pilihan. Misalnya saat di posisi bawah bisa terbagi dua kiri dan kanan atau bersatu bagaikan keyboard biasa. Posisi melayang atau di atas kertas kerja juga bisa. 

Bagi yang tetap ingin menggunakan S Pen atau jari lalu berubah menjadi ketikan juga bisa. Tiap selesai menulis per kata pada kotak tertentu, lalu berubah menjadi teks yang lebih rapi. Memang masih ada kesalahan misalnya huruf kecil dan besar atau tulisannya agak kurang rapi sehingga aplikasi salah memprediksi.

Notes juga bisa untuk merekam suara atau mengambil rekaman suara yang sudah ada lalu ditempelkan pada tulisan. Urusan mengambil bahan lain, juga berlaku untuk foto. Setelah foto diambil, pengguna dapat membuat coretan atau catatan terhadap bahan tambahan tersebut. 

Baca Juga  ICCWorldCup2023 viral video twitter

Zona AR

Contoh kamera emoji AR. Foto: Losergeek.org/Maria Fransisca Lahur

Bagian ini tampaknya cocok untuk Gen Z atau pengguna butuh hiburan dan ingin mendandani diri dengan berbagai kostum. Di sini ada studio emoji AR, kamera emoji AR, stiker emoji AR, coretan AR, gambar dekorasi dan ukur cepat. 

Pengguna dapat menggunakan kostum atasan, bawahan, sepatu dengan berbagai pilihan yang sudah tersedia. Namun, jika merasa kurang cocok, disediakan bentuk dasar dari berbagai kostum dan sepatu. Losergeek.org mencoba menggambar hati dengan berbagai varian warna merah dan hasilnya diterapkan pada celana pendek. 

Sedangkan pada kamera emoji AR, nantinya emoji akan muncul ditempat objek yang akan dibidik oleh kamera. Emoji yang muncul bisa emoji representatif dari pengguna dan bisa juga memilih salah satu mahluk imajinatif yang tersedia.

Pada bagian coretan AR, ini memang agak imajinatif namun menyenangkan. Misalnya, pengguna menulis sebuah kata ‘Hari Merdeka’, walaupun kamera sudah bergerak tulisan tersebut tetap ada, dengan warna-warni yang dapat berubah-ubah.

Iklan

Penup

Aplikasi menggambar ini kurang bisa diulas lebih banyak mengingat tidak ada S Pen. Peralatan untuk menggambar / ilustrasi memang banyak demikian juga pilihan warna. Akhirnya, Losergeek.org memilih mewarnai template gambar telur dengan menggunakan jari. 

Karena menggunakan jari, pada saat melewati lipatan ponsel akan terasa tidak mulus. Selain itu, tiap kali ujung jari menggesek layar terdengar suara bagaikan alat tulis/menggambar yang tengah beradu dengan kertas. 

Kamera

Pemandangan luar ruang dengan menggunakan Samsung Galaxy Z Fold5. Foto: Losergeek.org/Maria Fransisca Lahur

Penggunaan kamera kebanyakan dilakukan di dalam ruangan. Misalnya tarian pada acara pembukaan seminar di Pekan Astronomi Jakarta 2023 menggunakan mode Pro. Adanya gerakan dinamis membuat setingan ISO dan kecepatan bisa dilakukan secara manual. Saat itu, ponsel dibuka dan ditaruh dinding balkon secara horisontal. Sisi kamera menghadap ke panggung, dan sisi lain menjadi tumpuan pengganti tripod sembari mengutak-atik paramater yang dibutuhkan. Pada foto menggunakan ISO 640, kecepatan 1/ 68 detik dan diafragma 1,8. 

Baca Juga  Jokowi soal Kode Arahan 'Pak Lurah', Surya Paloh: Itu Jokes Saja

Pemandangan luar ruang dipilih suasana gedung-gedung di Jakarta yang sayangnya langit agak kurang cerah. Sedangkan, untuk selfie tersedia beberapa filter dan rona wajah memiliki dua pilihan alami atau hangat. 

Salah satu keuntungan ponsel lipat yang kokoh adalah tidak perlu tripod untuk selfie atau pemotretan dengan cahaya yang minim. Caranya, lipat ponsel dan mencari sudut pengambilan yang diinginkan. Taruhlah ponsel pada tempat yang memiliki tumpuan kuat, seperti meja, kursi dan sebagainya. 

Perekam Suara

Di sini terdapat tiga macam perekaman, standar, wawancara dan ucapan ke teks. Jika ingin menggunakan  mode wawancara, Samsung memberi saran agar bagian bawah ponsel diarahkan kepada pengguna dan atas kepada lawan bicara.

Sedangkan untuk mode ucapan ke teks disarankan jarak antara mulut pengguna ke ponsel sekitar 8 cm. Selain itu, bahasa yang dapat diubah ke teks masih terbatas, yaitu Inggris, Spanyol, Prancis, Italia, Portugis dan lain-lain.

Samsung Galaxy Z Fold5 cocok untuk para pekerja karena perangkat memiliki kemampuan multitasking. Agar lebih maksimal dalam menggunakan ponsel sebaiknya pengguna juga membeli S Pen agar pada saat menulis atau menggambar lebih nyaman ketimbang jari. Bagi produsen, sebaiknya ada penjualan bundle dengan S Pen.

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Losergeek.org.co di kanal Telegram “Losergeek.org.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *