Menkes Heran Warga Satu Kampung di Karawang Kecanduan Tramadol

Berita249 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan heran dengan fenomena ratusan warga di satu perkampungan Karawang, Jawa Barat, kecanduan obat keras Tramadol dan Hexmeyer. Ratusan warga yang terdiri atas anak-anak, remaja, hingga lansia yang kecanduan Tramadol itu berada di Desa Mulyajaya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. 

“Kecanduan tramadol, coba saya cek ininya seperti apa, nanti saya cek. Harusnya kalau sampai kecaduan itu butuh resep dokter. Jadi agak heran kenapa bisa terjadi seperti itu?” kata Budi di kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 14 Agustus 2023. 

Budi Gunadi Sadikin menyebut pihaknya bakal menyelidiki lebih dahulu soal penyebab kecanduan tersebut. Ia mengaku baru mendengar hal ini dan membutuhkan informasi lebih lanjut. 

Sebelumnya, sebanyak 114 warga di Desa Mulyajaya diketahui kecanduan Tramadol dan Hexmeyer. Mereka mendapatkan obat keras tersebut dari dua warga setempat berinisial R dan W secara gratis. 

Kepala Desa Mulyajaya, Endang, menyebut kedua pelaku menyebut obat yang dibagikan merupakan obat penambah stamina dan bisa meredakan penyakit lemas untuk lansia. Tramadol juga dibagikan kepada anak-anak dengan iming-iming agar mereka tak mudah mengantuk dan fokus belajar.

Iklan

Endang menyebut warganya sudah mengonsumsi Tramadol sejak sebulan terakhir. Kini mereka sedang diperiksa kesehatannya oleh pemerintah daerah setempat. Selain itu, Pelaku R dan W kini sudah ditangkap pihak kepolisian. Dari tangan keduanya, polisi menyita 3.560 butir Tramadol dan Hexymer.

Pilihan Editor: Menkes Berharap Biaya Layanan Internet Milik Elon Musk di Bawah US$ 50

 



Quoted From Many Source

Baca Juga  Khawatir Hadapi China, AS Cari Bahan Bakar Rudal untuk Jangkau Pasifik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *