Ganda Putri Raih Hasil Positif di Turnamen Eropa, Eng Hian: Bukti Progres : Okezone Sports

Berita18 Dilihat

JAKARTA – Pelatih ganda putri Indonesia, Eng Hian, memberikan komentar atas hasil positif anak-anak asuhannya di turnamen tur Eropa pekan lalu. Sang pelatih mengatakan pencapaian itu merupakan bukti dari progres skuad ganda putri Indonesia.

Ya, setelah sering dikritik karena kurang berprestasi dalam beberapa waktu terakhir, sektor ganda putri Indonesia tampil memukau di Eropa. Tim yang ditukangi Eng Hian dan Prasetyo Restu Basuki itu mampu membawa pulang dua gelar juara dan satu runner up dalam turnamen level Super 300 yang berlangsung tiga pekan berturut-turut.

Gelar pembuka diraih oleh Rachel Allesya Rose/Meilysa Trias Puspitasari di ajang Orleans Masters 2024. Pasangan ranking 33 dunia itu mengalahkan duet Jepang, Rui Hirokami/Yuna Kato dengan skor 21-12 dan 21-18 di partai final.

Setelah itu, Lanny/Ribka mempersembahkan gelar kedua pada pekan berikutnya dari ajang turnamen Swiss Open 2024. Duet peringkat 27 dunia itu melibas Hsu Ya Ching/Lin Wan Ching dari Taiwan di final dengan skor 13-21, 21-16 dan 21-8.

Namun sayang, ganda putri Indonesia gagal mencatatkan hattrick gelar dalam tiga turnamen berturut-turut pada pekan selanjutnya. Sebab, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi tumbang di laga pamungkas Spain Masters 2024 dari pasangan Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi dengan skor 21-12, 8-21 dan 16-21 sehingga harus puas pulang sebagai runner up.

Ditanya apakah Rachel/Trias -sapaan Rachel/Meilysa- bisa menjadi juara Orleans Masters 2024 merupakan sebuah kejutan, Eng Hian memberikan pernyataan tegas. Menurutnya, hasil kejutan memang wajib didapat oleh anak buahnya agar menjadi bukti bahwa ada progres dari perkembangan mereka.


Follow Berita Okezone di Google News

Baca Juga  Marissya Icha Bingung Tanggapi Surat Cinta dari Medina Zein : Okezone Celebrity


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

“Kejutan itu pasti harus dilakukan. Karena tanpa ada hasil kejutan, tidak mungkin kelihatan ada progresnya,” kata Eng Hian kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia, saat ditemui di Pelatnas PBSI, Jakarta, Rabu, 3 April 2024.

Lebih lanjut, Koh Didi -sapaan akrab Eng Hian- menyatakan bahwa Rachel/Trias akan didorong untuk bisa berprestasi di ajang yang lebih tinggi yakni turnamen level Super 500. Namun, jika belum mampu, mereka akan dituntut untuk tampil konsisten lebih dulu di Super 300.

“Untuk Rachel/Trias tentinya tetap kita dorong untuk percepatan level lebih tinggi. Tapi kalau Super 500 masih terlalu tinggi, kita coba konsistensi dulu di Super 300 ini,” jelas pelatih berusia 46 tahun itu.

Sementara untuk Lanny/Ribka dan Ana/Tiwi -sapaan Febriana/Amallia, yang lebih senior dari Rachel Trias, diharapkan sudah bisa konsisten di Super 500. Dia benar-benar menuntut hal itu kepada mereka.

“Nah yang percepatan lainnya kayak Lanny/Ribka dan Ana/Tiwi itu yang harusnya Super 300 udah confirm (bisa juara) dan seharusnya ke Super 500. Kan Super 300 udah dapat gelar, nah makanya kemampuan ke Super 500 punya. Itu yang harus ditingkatkan ke anak anak,” pungkasnya.


   

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *