5 Fakta 93 Pegawai KPK Disidang Etik Terkait Pungli di Rutan : Okezone Nasional

Berita123 Dilihat

JAKARTADewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menggelar sidang etik bagi 93 pegawai lembaga antirasuah atas kasus dugaan pungutan liar atau pungli di Rumah Tahanan KPK.




“93 orang yang akan naik sidang etik,” kata Anggota Dewas KPK, Albertina Ho kepada wartawan, Kamis (11/1/2024).

Okezone merangkum fakta terkait peristiwa tersebut. Berikut ulasannya:

1. Dewas Tak Rincikan Identitas Pegawai KPK Disidang Etik

Namun, Albertina tidak merincikan identitas dari para pegawai tersebut. Ia melanjutkan, sidang secara etik ini diusahakan akan digelar pada Januari tahun ini.

“Direncanakan bulan ini,” ujarnya.

2. Dewas Sebut Pungli di Rutan KPK Capai Rp4 Miliar

Albertina mengakui sidang etik puluhan pegawai tersebut terkait pungli di rutan KPK. Sejauh ini, pihaknya menemukan besaran pungli lebih besar dari temuan awal, yakni Rp4 miliar.

“Niainya lebih. tapi yang untuk nilai itu jelasnya pidananya ya. Kalau kita di etik ada nilai-nilanya juga tapi kan kita terlalu mendalami masalah nilai ya,” ujarnya.


Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

3. Penjelasan Dewas Temukan Pungli di Rutan

Sebelumnya Dewas KPK menemukan dugaan ada sejumlah oknum petugas Rumah Tahanan KPK diduga menerima pungutan liar dari para tahanan dan pihak terkait lainnya hingga Rp4 miliar.

“Benar Dewan Pengawas telah menemukan dan membongkar kasus terjadinya pungli di Rutan KPK,” kata Ketua Dewas KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin 19 Juni 2023.

Baca Juga  Prakiraan Cuaca BMKG: Banjir Pesisir, Gelombang 4 Meter dan Hujan di Berbagai Wilayah

4. Laporan Pungli Diselidiki Dewas karena Tindak Pidana

Laporan tersebut kemudian dilaporkan ke pimpinan KPK agar diselidiki. “Karena ini sudah merupakan tindak pidana,” ujar Tumpak.

5. Dewas Tindaklanjuti Pelanggaran Etik dalam Pungli Rutan KPK

Sementara Dewas menindaklanjuti tentang pelanggaran etik saja. “Jadi ini murni temuan Dewan Pengawas, tidak ada pengaduan. Jadi, kami di sini ingin menyampaikan bahwa dewan pengawas sungguh-sungguh mau menertibkan KPK ini,” kata Albertina Ho.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *