2 Kendaraan Terperosok Longsor, Tol Bocimi Berisiko Digunakan Arus Mudik Lebaran : Okezone News

Berita18 Dilihat

JAKARTA – Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) melakukan evaluasi pasca longsor di Kilometer (KM) 67 Tol Bogor, Ciawi, Sukabumi (Bocimi), Rabu (3/4) malam.

Longsor tersebut mengakibatkan kerusakan hampir satu ruas jalan sehingga berisiko untuk digunakan arus mudik dan balik Lebaran 2024.

“Terkait dengan kerusakan longsor di Bocimi, memang kita sudah mengevaluasi ke sana dan memang agak berat kerusakannya karena ini hampir satu ruas jalan ya,” kata Anggota BPJT Unsur Pemangku Kepentingan, Sony Sulaksono Wibowo di KM 29 Posko Command Center Korlantas, Kamis (4/4/2024).

Akibat longsor, Sony mengatakan perbaikan membutuhkan waktu 2 sampai 3 bulan. Oleh karena itu, BPJT mengatakan terlalu beresiko jika digunakan untuk arus mudik dan balik Lebaran.

“Dan ini kalau kita paksakan perbaikan untuk kegiatan mudik dan balik, saya kira terlalu riskan,” katanya.

“Jadi kemungkinan besar kalau pengalaman dari longsor-longsor yang sebelumnya, itu mungkin bisa 2-3 bulan baru bisa diselesaikan ya,” sambung Sony.




Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Sony meminta kesadaran masyarakat bahwa sudah ada alternatif dari Korlantas Polri untuk kendaraan yang dari arah Jakarta menuju Sukabumi dan sebaliknya.

“Kita berharap minta kesadaran bahwa pada masyarakat ya untuk tadi ya alternatif yang sudah diberikan ya, untuk melewati ruas jalan tersebut ya,”tutupnya.

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol. Raden Slamet Santoso menambahkan, rekayasa lalu lintas kendaraan telah dilakukan yakni dari arah Jakarta menuju Sukabumi akan dikeluarkan di exit Tol Cigombong, kemudian masuk melalui Parungkuda menuju arah Sukabumi.

Baca Juga  Anggota DPR dan Gubernur Kalteng Jadi Penjamin Bebaskan Warga Terlibat Bentrok di Seruyan : Okezone News

Sementara itu, kata Slamet, kendaraan dari arah Sukabumi menuju Jakarta akan keluar di exit Parungkuda dan masuk melalui Cigombong.

“Demikian juga yang dari arah Sukabumi menuju Jakarta kita keluarkan di exit Parungkuda masuk lagi ke Cigombong, demikian seterusnya. Ini untuk pengamanan jalur yang di titik longsor dan untuk rehabilitasi dari BUJT yang ada,” pungkasnya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *